Secangkir Makna

Jika kau bukan anak raja, bukan juga anak ulama besar, maka menulislah.


Kategori: Blog

  • Ahli Coba-Coba Makanan

    Jenis makanan yang saya makan sehari-hari cenderung membosankan. Biasanya saya hanya makan soto, bakso, mie ayam, dan tentu saja ayam goreng dengan berbagai variasinya. Sekali-kali saya juga berkunjung ke angkringan atau warung ramesan. Meskipun begitu, saya termasuk orang yang pede untuk coba-coba makanan yang belum pernah dimakan atau warung yang belum pernah dikunjungi. Hal ini berbanding terbalik dengan istri saya.…

  • Mitos dan Keramat

    Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah artikel blog yang ditulis oleh dosen saya, Pak Qowim. Artikel itu membicarakan tentang mitos dan bagaimana seharusnya cara pandang kita dalam menyikapinya. Beliau secara eksplisit menyatakan bahwa mitos sering kali dimaknai secara negatif, dengan kata lain mitos adalah cerita bohong. Saat mencoba memahami kata demi kata dalam artikel itu, saya mendadak kepikiran tentang berbagai…

  • Burjo Premium

    Burjo premium, begitulah saya dan teman-teman kost Bu Sumad menyebutnya. Tempatnya tidak jauh dari kost, mungkin sekitar setengah kilo meter. Tempat ini juga bukan Burjo terdekat dari kost kami. Ada satu Burjo lain yang lebih dekat, mungkin tidak genap seratus meter dari kost. Tapi entah mengapa, kami lebih sering mampir ke Burjo Premium ini meskipun sedikit lebih jauh. Saya lupa…

  • Mesin Waktu

    I Want to Know What Love Is adalah sebuah nomor andalan dari Foreigner, sebuah band rock asal New York, Amerika Serikat. Tembang ini pertama kali dirilis pada akhir 1984, bersamaan dengan peluncuran album ke-lima dari band ini yang berjudul Agent Provocateur. Versi original lagu ini, dinyanyikan oleh sang vokalis pertama, Lou Gramm, yang resign dari posisinya sekitar enam tahun pasca…

  • Katanya, Keresahan adalah Peluang Bertumbuh

    Saya tidak ingat persis dari mana kata-kata ini berasal. Kok bisa-bisanya, satu kalimat ini tertancap secara sempurna di dalam pikiran saya. Semakin mencoba mengingatnya, semakin saya tidak tahu asalnya. Mungkin dari media sosial? Atau buku? Entahlah. Sayangnya, saya tidak menemukan kalimat ini dalam catatan-catatan saya lainnya. Murni hanya dalam ingatan saja. Artinya, kata-kata ini ndak saya anggap penting-penting banget. Tapi,…

  • Tahun Berkepala Tiga

    Hari ini istri saya merayakan ulang tahunnya yang ke-30. “Welcome to the thirty club!” Mungkin itulah kata-kata yang akan diucapkan oleh orang-orang yang lebih dulu memasuki usia 30-an. Sayangnya, saya lebih muda sekitar dua bulan dari istri. Sehingga, kalimat itu kurang cocok saya jadikan sebagai kata ucapan ulang tahun kali ini kepadanya. Apa perlu saya balik kalimat itu menjadi, “selamat…

  • Perihal Job Desk yang Melimpah Ruah

    Ada satu masa ketika kita sering menertawakan syarat-syarat yang diperlukan untuk melamar pekerjaan. Misalnya, kita menemukan sebuah poster lowongan tentang sebuah perusahaan yang mencari seorang desainer grafis. Dalam poster tersebut, disebutkan syarat-syarat yang diperlukan untuk melamar pekerjaan itu. Umumnya, syarat wajib yang diperlukan adalah kemampuan untuk olah grafis. Hanya saja, ada add-ons yang menyertai, seperti kemampuan untuk mengoperasikan software pengolah…

  • Ketika Desainer Kalah dengan Kecerdasan Buatan

    Semalam, saya dipertemukan dengan sebuah postingan Instagram yang diberi judul lumayan menakutkan, Profesi Desain Grafis Adalah Salah Satu Pekerjaan yang Paling Terancam oleh Kemajuan Teknologi AI. Ketika membaca judul tersebut, saya mengernyitkan dahi, tentu saja ada pertanyaan dalam hati, “kok iso?” Postingan carousel itu kemudian saya baca perlahan, sekaligus mengkomparasikan dengan sumber data primernya yang merupakan sebuah report dari World…

  • Apa-Apa Kok Jadi Kelas

    Itulah komentar sinis saya yang sering tebersit dalam hati ketika melihat kelas-kelas online berseliweran di media sosial. Perasaan kesal ini sudah terasa lumayan lama, semenjak maraknya e-course yang bergerak di bidang desain antarmuka dan pengalaman pengguna (UI/UX) sebelum pandemi lalu. Kekesalan ini kebanyakan disebabkan oleh cara jualan mereka, yang menurut saya terlalu meromantisasi pekerjaan ini sebagai pekerjaan masa depan, karir…

  • Menggambar Lagi? Mungkinkah?

    Beberapa menit yang lalu, saya menemukan salah satu file PDF portfolio yang pernah saya buat pada tahun 2014. File itu berjudul, Jejak Rekam: Sebuah CV dan Portfolio dari Ibnu Mas’ud. Ketika membaca judul itu, saya merasa cringe. Entahlah, apa yang saya pikirkan kala itu. Saya bahkan tidak benar-benar ingat pernah membuat file ini. Sejauh ini, tulisan dalam buku-buku catatan saya…