-
Belajarlah dengan Sungguh-Sungguh
Abu Hurairah pernah menyatakan bahwa mempelajari satu bab ilmu tentang perintah dan larangan lebih ia cintai daripada melakukan tujuh puluh kali ghazwah (peperangan) di jalan Allah. Nah, bagaimana mungkin duduk mempelajari hukum jual-beli atau tata cara shalat bisa lebih mulia daripada bertempur di medan jihad dengan mengorbankan jiwa dan harta? Bukankah jihad adalah puncak pengorbanan seorang muslim? Pertanyaan ini sudah…
-
Pembentukan Watak
Kita acapkali tertegun menyaksikan bagaimana seorang kawan yang dulu kita kenal santun, bicaranya lirih, dan tak pernah absen melangkahkan kaki ke surau, di kemudian hari kita dengar kabar ia melakukan perbuatan yang membuat kita sampai perlu mengelus dada. Kita pun lantas sibuk mereka-reka sebab musababnya, membayangkan perubahannya itu terjadi dalam semalam seperti lakon-lakon di panggung sandiwara. Di dunia yang fana…
-
Jimat itu Bernama Istighfar
Berbagai azab langsung dari Allah telah ditimpakan pada umat-umat terdahulu. Kaum Nuh ditenggelamkan banjir besar yang meluluhlantakkan seluruh peradaban mereka, kaum ‘Ad dihajar angin yang menerbangkan tubuh-tubuh mereka seperti pelepah kurma kering, kaum Tsamud digoncang gempa dahsyat yang meratakan tempat tinggal mereka dalam sekejap, dan kaum Luth dijungkirbalikkan tanahnya hingga bagian atasnya menjadi bawah dan sebaliknya. Allah “turun tangan” langsung…
-
Ulang Tahun, Milik Siapa?
Saya tidak pernah punya tradisi perayaan ulang tahun secara formal. Sejak kecil, yang paling saya ingat hanyalah satu hal: ibu membuatkan bubur di hari itu. Sangat sederhana. Tapi di momen itu, saya merasa sedang dirayakan. Selepas masa-masa itu, ulang tahun terjadi begitu saja. Biasa saja, sama seperti hari-hari lainnya. Hari itu tidak pernah benar-benar penting bagi saya. Pembedanya hanyalah notifikasi…
-
Wafatnya Seorang Alim adalah Kematian bagi Alam
Ilmu tidak dicabut dari dada manusia seperti air yang ditimba dari sumur hingga kering sumber mata airnya. Ia hilang bersama dengan pecahnya bejana-bejana penyimpan air tersebut. Sumbernya tetap ada, namun tak ada lagi wadah yang mampu menampungnya sebagaimana mestinya. Allah, Sang Penguasa langit dan bumi, mewafatkan para ulama yang menjadi wadah ilmu itu satu per satu, hingga ketika tidak tersisa…
-
Lima Medan Peperangan yang Diringankan di Bulan Ramadan
Setiap manusia, disadari atau tidak, sedang berperang di lima medan sekaligus. Ini bukan perang dengan senjata dan pasukan, tetapi perang yang jauh lebih berbahaya karena lawannya tidak terlihat dan medannya ada di dalam diri sendiri. Lima medan ini terus aktif sepanjang tahun, menguras energi, menggerus iman, dan melelahkan jiwa. Namun di bulan Ramadan, Allah memberikan pertolongan khusus untuk menghadapi kelimanya.…
-
Ramadan adalah Bulan al-Qur’an
Ramadan adalah bulan al-Qur’an. Ini adalah kekhususan pertama dan terpenting yang membedakannya dari bulan-bulan lain. Allah berfirman: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ “Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda antara yang hak dan yang batil.” (QS. al-Baqarah [2]: 185) Di…
-
Puasanya Orang Pamitan
Nabi ﷺ pernah bersabda: “Ṣallū ṣalāta muwaddi’”—salatlah seperti orang yang berpamitan. Maksudnya, salatlah seolah-olah itu adalah salat terakhirmu. Orang yang sedang salat Zuhur tidak memiliki jaminan bahwa ia akan sempat salat Asar. Hidup bisa berakhir kapan saja. Prinsip yang sama juga berlaku untuk Ramadan. Siapapun yang sedang menjalani Ramadan tahun ini, tidak memiliki jaminan bahwa ia akan bertemu Ramadan tahun…
-
Pandangan Allah Kepada Hamba-Nya di Malam Pertama Bulan Ramadan
Malam pertama Ramadan memiliki nama khusus, yaitu Lailat al-Naẓrah—Malam Pandangan. Nama ini berasal dari hadis yang menyebutkan bahwa ketika malam pertama Ramadan tiba, Allah memandang kepada hamba-hamba-Nya. Dan siapa yang dipandang Allah, tidak akan diazab selama-lamanya. Nabi ﷺ bersabda bahwa umat beliau diberikan lima hal di bulan Ramadan yang tidak diberikan kepada umat nabi mana pun sebelumnya. Ini adalah keistimewaan…
-
Empat Syukur di Balik Musibah
Tidak akan ada manusia yang luput dari musibah. Setiap orang pasti akan merasakannya, entah cepat atau lambat, entah ringan atau berat. Al-Qur’an sendiri sudah mengingatkan bahwa ujian adalah keniscayaan: “Sungguh Kami pasti akan menguji kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan” (QS. al-Baqarah [2]: 155). Ujian itu pasti datang. Pertanyaannya: bagaimana kita menyikapinya? Ketika sedang kebagian jatah…