-
Kita Bersama Orang yang Kita Cintai
Setiap amalan dalam syariat Islam memiliki kaitan langsung dengan Rasulullah ﷺ. Salat yang kita tunaikan lima kali sehari misalnya, mengikuti tata cara yang beliau ajarkan. Begitupun dengan puasa yang kita jalani di bulan Ramadhan, sudah mesti mengikuti ketentuan yang beliau sampaikan. Zakat, haji, dan seluruh rukun Islam lainnya juga sampai kepada kita melalui penjelasan dan teladan dari beliau. Bahkan dalam…
-
Bagaikan Api yang Menyala di Kepala Nabi Zakariyya
Bahasa punya banyak cara untuk menyampaikan satu hal yang sama. Kita bisa mengatakan “saya haus” dan semua orang akan paham maksudnya. Kalimat itu lugas, to the point, dan tidak bertele-tele. Tapi kalimat seperti itu hanya menyampaikan informasi, tanpa membawa serta suasana hati orang yang mengucapkannya. Ia sebatas memberitahu, tanpa menghadirkan perasaan apa pun. Kalau konteksnya obrolan biasa di warung kopi,…
-
Empat Syukur di Balik Musibah
Tidak akan ada manusia yang luput dari musibah. Setiap orang pasti akan merasakannya, entah cepat atau lambat, entah ringan atau berat. Al-Qur’an sendiri sudah mengingatkan bahwa ujian adalah keniscayaan: “Sungguh Kami pasti akan menguji kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan” (QS. al-Baqarah [2]: 155). Ujian itu pasti datang. Pertanyaannya: bagaimana kita menyikapinya? Ketika sedang kebagian jatah…
-
Modal yang Terus Meleleh
Seorang ulama salaf pernah bercerita bahwa ia bisa memahami makna surat al-‘Asr lantaran seorang penjual es. Pedagang itu berteriak merayu pembeli dengan kalimat yang menyentuh hati: “Kasihanilah orang yang modalnya terus meleleh, kasihanilah orang yang modalnya terus meleleh.” Seketika itu, sang ulama salaf itu langsung tersadar. Inilah makna dari inna al-insāna lafī khusr—sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Waktu terus…