Secangkir Makna

Jika kau bukan anak raja, bukan juga anak ulama besar, maka menulislah.


Kategori: Refleksi

  • Mengapa Kaum Tradisionalis Lebih Permisif dalam Memberi Panggung Kepada Figur-Figur Baru?

    Tulisan ini dipublikasikan di Tsaqafah pada 11 Desember 2024 Selepas reformasi, ruang-ruang publik yang dahulu tertutup rapat kini terbuka lebar. Masyarakat Indonesia telah terbebas dari belenggu rezim Orde Baru yang selama puluhan tahun membatasi kebebasan berpendapat dan berekspresi. Kebebasan ini dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk kaum santri, yang sebelumnya sering kali dipinggirkan atau dianggap tidak memiliki kontribusi signifikan dalam…

  • Musik-Musik yang Membahagiakan

    Seperti biasanya, menjelang akhir tahun Spotify kembali merilis rekapitulasi kebiasaan mendengarkan musik para penggunanya melalui kampanye Wrapped. Fitur ini tidak hanya merangkum apa saja yang saya dengarkan sepanjang tahun, tetapi juga memberi tahu berapa lama saya mendengarkan musik, lagu yang paling sering saya putar, artis favorit, hingga genre yang mendominasi playlist saya. Tahun ini, total waktu saya mendengarkan musik via…

  • Seputar Berat Badan

    Persis setahun yang lalu (Bernadya banget ya?), berat badan saya berkisar antara 85 sampai 90 kg. Jika diukur dengan rumus berat badan ideal ala Broca, berat badan ideal saya seharusnya sekitar 63 kg. Artinya, berat badan saya saat itu surplus hampir 30 kg, atau mendekati satu setengah kali lipat dari berat badan ideal. Wow! Untungnya, penggemukan di badan saya saat…

  • Dua Hal Menakutkan

    Semua orang pasti punya hal-hal tertentu yang ditakutinya, pun dengan saya. Ada dua hal yang penampakannya selalu menghadirkan suasana mencekam bagi saya. Pertama, jarum suntik, atau apapun yang tujuannya untuk ditancapkan ke tubuh. Jarum-jarum itu, entah kenapa begitu menyeramkan bagi saya. Sehingga setiap momen perjumpaan dengannya seolah terjadi adegan-adegan dalam film drama kolosal. Desember 2015 adalah waktu dimana saya harus…

  • Yang Penting Beli, Bacanya Boleh Nanti-Nanti

    Dulu, semasa akhir SD dan SMP, bapak saya pernah membuka usaha persewaan buku, Iqra’ namanya. Persewaan buku ini menyewakan berbagai genre buku, yang mayoritasnya buku-buku islami. Ada novel, tabloid, komik, dan sebagainya. Saya tidak begitu ingat usaha ini bertahan berapa lama. Bagi saya saat itu, buku-buku ini adalah hiburan terbaik yang bisa saya akses ketika pulang dari pondok. Mau bagaimana…

  • Belajar Menghadapi Kenyataan Pahit dari Nabi Ayub As

    Artikel ini dipublikasikan di Tsaqafah.id pada 23 Oktober 2024 Ada sebuah kisah menarik yang terdokumentasi dalam QS. Al-Anbiya’ (21): 83, Allah Swt berfirman: وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥٓ أَنِّى مَسَّنِىَ ٱلضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” Ayat…

  • Kita Tidak Pernah Sepenting Itu

    Percaya atau tidak, kita sering terjebak dalam pemikiran bahwa dunia hanya berputar mengelilingi kita. Kadang kita merasa sebagai pusat dari segalanya, seolah-olah setiap kejadian dan situasi harus berhubungan langsung dengan kita. Namun, kebenaran yang sebenarnya adalah kita tidak pernah sepenting itu. Dunia ini, dengan segala kompleksitasnya, tidak pernah berpusat pada diri kita. Kita sudah lama diajarkan tentang tawadhu’, atau sifat…

  • Letakkan Cita-Citamu Setinggi Langit

    Syaikh Al-Manfaluthi suatu hari bertanya kepada anaknya yang masih kecil, “Wahai anakku, kamu ingin menjadi apa di masa depan?” Sang anak, dengan penuh keyakinan dan kebanggaan menjawab, “Aku ingin menjadi sepertimu Ayah.” Jawaban ini mungkin terdengar manis di telinga kebanyakan orang, namun tidak bagi Syaikh Al-Manfaluthi. Beliau kemudian mengatakan kepada anaknya, “Tidak, tidak, tidak. Janganlah kamu berbicara seperti itu!” Syaikh…

  • Pandai Bersyukur untuk Menggapai Ridha Allah swt

    Suatu ketika Nabi saw bersabda, “Sesungguhnya Allah benar-benar ridha pada seorang hamba yang apabila dia makan lalu memuji Allah swt atas nikmat makanan tersebut dan apabila dia minum lalu memuji Allah swt atas nikmat minuman tersebut.” Sabda Nabi saw ini direkam oleh Imam Muslim dalam kitab shahihnya, melalui riwayat sahabat Anas bin Malik. Melalui hadis ini, Nabi saw mengajarkan kepada…

  • Setiap Muslim Wajib Bersedekah

    Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim, bersumber dari Abu Musa al-Asy’ari, disebutkan bahwa suatu ketika Nabi bersabda, “Setiap muslim wajib bersedekah.” Mendengar hal ini, para sahabat kemudian bertanya kepada Nabi, “Bagaimana jika ia tidak punya sesuatu untuk disedekahkan?” Nabi lalu menjawab, “Hendaknya ia bekerja dengan kedua tangannya sehingga ia mampu memenuhi kebutuhannya dan bersedekah dengannya (kelebihan…