Secangkir Makna

Jika kau bukan anak raja, bukan juga anak ulama besar, maka menulislah.


Kategori: Yapping

  • Dunia Modern Memang Tidak Bisa Memahami Kita

    Di berbagai beranda media sosial, ramai pembicaraan soal Trans7 yang dianggap “melecehkan” ulama. Siapa yang menganggap itu sebagai pelecehan? Ya kami, kaum santri. Dalam rangkaian narasi itu, digambarkan seolah Kiai naik mobil mewah, menerima amplop (uang) dari santri, dan seterusnya. Arahnya sama seperti yang sudah-sudah, feodalisme dan sejenisnya. Dunia modern memang sialan. Saya sendiri juga […]

  • Dunia Tak Kasat Mata Desainer

    “Invisible worlds, or worlds that are supposed to be invisible interest me. I like to see the effort it takes for some people to make things go smoothly for other people. Don’t misunderstand me; mostly I’m part of the invisible world myself.” – Jeanette Winterson Ada dunia yang tidak kasat mata, tapi justru menopang segalanya […]

  • Bekerja atau Bermain?

    Kerja tidak selalu berarti beban. Naval Ravikant pernah bilang, “I define work as a set of things that you have to do that you don’t want to do. So in that sense, I work very little.” Definisi ini sederhana, sekaligus agak menggelitik. Baginya, kerja itu yang terasa terpaksa. Selebihnya adalah permainan.Ia merasa sedang bermain ketika […]

  • Kucing yang Tertidur di Jubah Syaikh Ahmad al-Rifā‘ī

    Saat itu, azan telah berkumandang. Waktu salat telah tiba. Syaikh Ahmad al-Rifā‘ī bergegas untuk melaksanakan salat bersiap-siap dan hendak mengambil jubahnya. Ternyata, beliau mendapati bahwa seekor kucing sedang tertidur pulas diatas lengan jubahnya. Beliau bisa saja membangunkan dan mengusir kucing itu. Tapi, beliau tidak melakukannya. Lalu, apa yang dilakukannya? Padahal itu adalah satu-satunya jubah yang […]

  • 100 Postingan

    Kemarin sore, saya mendapatkan notifikasi dari WordPress bahwa saya telah mem-posting 100 postingan. Congratulations! Begitu ucapnya. Sepertinya, saya tidak akan merayakannya dengan heboh. Saya hanya ingin melihat kembali usaha saya untuk belajar menulis secara rutin dan mempublikasikannya. Belakangan ini —tepatnya tiga hari yang lalu— saya juga mulai mempublikasikan tulisan saya di Medium, setelah 10 tahun […]

  • Perlahan, Saya Dikendalikan AI

    AI memang sialan. Itulah umpatan yang ingin saya ungkapkan, berkali-kali. Saya klarifikasi dahulu, saya tidak membenci AI. Saya berlangganan ChatGPT dan Claude, di waktu bersamaan, hingga hari ini. Hampir setiap hari saya berinteraksi dengan AI. Banyak sekali hal yang bisa dibantunya: menganalisis dokumen dengan cepat, menghitung ulang data spreadsheet, sampai membantu memproduksi konten untuk pekerjaan […]

  • Pedagang Tanpa Barang

    Minggu lalu, berita heboh muncul dari Bekasi. Ada seorang perempuan yang dituding menjual “tiket masuk surga” seharga satu juta rupiah. Pengajian yang sudah berjalan selama delapan tahun, dengan tujuh puluh jemaah setia dari berbagai daerah, akhirnya dibubarkan oleh warga. MUI yang ikut turun tangan kemudian menyebut bahwa ajarannya tidak menyimpang. Lalu, berita itu menyebar seperti […]

  • Membeli Versi Ideal dari Diri Kita

    Saya sering melakukan proyeksi masa depan, terutama untuk hal-hal yang tampaknya sedang saya butuhkan. Saya pikir, ini adalah sebuah aktivitas yang lumrah dialami oleh manusia lainnya. Saya menulis ini ketika sedang menunggu istri scaling di klinik gigi yang tidak jauh dari rumah. Di ruang tunggu, saya sempat melamun karena dua device yang saya bawa sedang […]

  • Seolah-Olah Benar

    Tidak semua penjelasan yang terdengar masuk akal itu benar. Mungkin kita selama ini cenderung gampang percaya dengan berbagai informasi yang tersaji dengan rapi, dilengkapi data, grafik, dan dibumbui dengan istilah-istilah “keren.” Padahal, kerapian penyajian informasi (dalam bentuk apapun) tidak me-lazim-kan kebenaran isinya. Ndak jarang juga, semakin rapi dan meyakinkan suatu informasi, semakin keliru juga. Tapi […]