-
Belajar Menghadapi Kenyataan Pahit dari Nabi Ayub As
Artikel ini dipublikasikan di Tsaqafah.id pada 23 Oktober 2024 Ada sebuah kisah menarik yang terdokumentasi dalam QS. Al-Anbiya’ (21): 83, Allah Swt berfirman: وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥٓ أَنِّى مَسَّنِىَ ٱلضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” Ayat…
-
Imam al-Biqā‘i dan Tafsirnya (Bagian 2 – Akhir)
Jika sebelumnya telah dibahas tentang apa itu munāsabat, siapa al-Biqā‘i, sekaligus histori tentang kitab tafsirnya, sekarang akan dibahas tentang bagaimana metodenya dalam melakukan penafsiran terhadap al-Qur’ān. Metode Penafsiran al-Biqā‘i dalam Naẓm al-Durār Al-Biqā‘i menjelaskan secara panjang lebar dalam muqaddimah kitab tafsirnya tentang munāsabat dan menyatakan bahwa dengan ilmu ini, iman dalam hati menjadi mantap dan kuat. Hal ini dikarenakan ilmu…
-
Imam al-Biqā‘i dan Tafsirnya (Bagian 1)
Al-Qur’ān adalah kitab suci yang diturunkan Allah swt kepada Nabi Muhammad saw sebagai petunjuk bagi umat manusia. Sebagai sebuah petunjuk dari Tuhan, al-Qur’ān tidak henti-hentinya dikaji dan ditafsirkan sejak masa turunnya hingga saat ini. Berbagai usaha telah dilakukan oleh sarjanawan muslim untuk menguak makna-makna tersirat maupun tersurat dalam untaian kalam ilahi, yang menunjukkan perkembangannya dari masa ke masa. Salah satu…
-
Ketaatan, Sebuah Amanah Besar untuk Manusia
Ada sebuah kisah menarik tentang sayyidina Ali bin Abi Thalib ra. Ketika waktu shalat tiba, tubuhnya bergetar hebat, sedang wajahnya-pun menjadi pucat. Kemudian ada seorang yang mengetahui kejadian itu dan bertanya kepada Sayyidina Ali, “Apa yang terjadi denganmu wahai Amir al-Mu’minin?” Lantas beliau menjawab, “Telah datang waktu penunaian amanah yang dulu pernah ditawarkan Allah swt kepada langit, bumi, dan gunung-gunung.…
-
Penyaksian Hati: Sebuah Pengalaman Ruhani
Dalam dunia pesantren Indonesia, al-Ghazali adalah sosok yang sangat populer. Barangkali santri pesantren bisa menyebutkan lebih dari lima kitab karya al-Ghazali. Beliau adalah tokoh yang dijadikan sebagai rujukan pandangan tasawuf di Indonesia, setidaknya untuk kalangan Nahdhatul Ulama’. Dalam beberapa pandangan mistiknya, beliau menguraikan cara untuk memahami fenomena-fenomena ruhani secara gamblang dan jelas dalam kitab-kitabnya seperti Ihya’ Ulum al-Din, al-Arbain fi…